Pengalaman Pertama Ikut Serta dalam Musyawarah Dusun (MUSDUS)

 Oleh:

Inama Anusantari

Sumber Gambar:

Pengalaman yang pertama memang selalu membawa cerita. Pada tanggal 11 Januari kemarin saya mendapatkan undangan untuk ikut serta dalam musyawarah Dusun di desaku. Seperti biasa, untuk semua acara musyawarah memang sebagian besar dilakukan pada malam hari, pada musyawarah dusun kali ini juga dilakukan ba’da Isya’ tepat nya jam 19.00 WIB. Ketika mendapatkan undangan yang bertepatan pada malam hari, saya selalu mengontak ibu BPD di dusunku, Sebab aku yakin bahwa beliau juga mendapatkan undangan. Alhasil pada pukul 19.00 lebih saya berangkat ke Balai Pertemuan Dusun.

Sesampainya di Balai Pertemuan Dusun, saya melihat sudah ada bapak-bapak dan 1 ibu BPD yang saat itu sedang duduk di meja tempat mengisi daftar hadir. Tanpa membuang waktu saya menghampiri beliau, dan salah satu bapak-bapak (yang tidak asing) mensilakan saya untuk duduk di samping ibu-ibu tadi. Baru disinilah saya tahu siapa nama bapak-bapak yang menyilahkan saya duduk, dan ternyata beliau adalah ketua RW. Memang salah satu kekuranganku adalah terlalu acuh dengan orang lain, saya bukan orang yang “kepo” dan mencari tahu siapa nama bapak-bapak dan sebagai apa beliau di dusunku. Jadi selama ini ketika bertemu ya saya hanya “enggeh”, “monggo Pak” dan sebagainya. Padahal beliau-beliau ini sudah pada tahu nama saya. Disini saya terlihat egois sekali ya! Memang saya agak kesulitan mengingat nama orang kalau tidak cukup dekat atau orang tersebut memiliki hal-hal yang unik dan mudah diingat.

Lanjut pada musyawarah dusun, agenda dari musyawarah ini adalah untuk mendengarkan usulan perencanaan pembangunan desa tahun 2022 mendatang. Peserta musyawarah dusun ini yaitu perangkat desa di dusun saya, anggota BPD dan LPM di dusun saya (untuk pemilihan anggota BPD dan LPM sesuai dengan perwakilan dusun, sehingga masing-masing dusun memiliki perwakilannya sendiri) RW, RT dan tokoh masyarakat (sebagai perwakilan aspirasi masyarakat) di dusun saya. Musyawarah dimulai dengan mengisi daftar hadir, kemudian pembukaan dari pembawa acara, sambutan kepala dusun dan langsung inti yaitu penyampaian usulan pembangunan dusun untuk tahun 2020.

Kepala dusun dalam sambutan nya menyampaikan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 ini. Serta menyampaikan uang kas dusun pada awal tahun 2021 ini. Musyawarah dusun berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dengan inti usulan disampaikan secara bergilir, yaitu mulai dari RT.001 sampai dengan RT.007 untuk RW. 005 dan RT. 001 sampai dengan RT. 006 untuk RW. 006. Memang dusunku terdiri dari 2 RW, dengan lokasi yang lumayan lebar, bahkan wilayah dusun kali melewati dua sungai besar. Semua usulan pembangunan untuk tahun 2022 diajukan oleh seluruh peserta yang hadir.

Pada penutup musyawarah kepala dusun memberikan pengertian kepada peserta yang hadir, bahwa hasil pada musyawarah dusun akan diusulkan pada musrenbangdes (musyawarah rencana pembangunan desa) yang digelar di Balai desa. Pemerintah desa akan mengambil skala prioritas pembangunan mana yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat pada tahun 2022 nanti, sebab untuk prioritas sekarang seluruh dana desa lebih diprioritaskan pada bidang kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Musyawarah dusun ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Seluruh peserta menggunakan masker, menjaga jarak dan panitia menyediakan hand sanitizer. Melihat jalannya musyawarah dusun, tentu saja pemerintah di desa saya sudah berupaya untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku, dan juga sudah transparan dalam menggali aspirasi masyarakat. Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dari pemerintah desa. Salah satu hal yang progresif adalah melibatkan kami (saya dan ibu BPD) para perempuan (meskipun cuma 2 orang saja) dalam musyawarah dusun. Meskipun peran kami dalam mengusulkan dan menyampaikan aspirasi masyarakat belum maksimal. Hehehe

Tulungagung, 13 Januari 2021


Komentar

  1. Mantab Mbak Ina. 11 Januari yang berkesan hehe. Gurih renyah tulisannya. ๐Ÿ’•

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mba Zahra,, udah mampir di sini๐Ÿ˜Š

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer