ADA YANG TIDAK BIASA DI MOGD SMA AL-AZHAAR TULUNGAGUNG, PENTAS SENI DIHIASI LALARAN ALA SANTRI

 

Dok: Penulis

Jum’at 2 Agustus 2024, Gugus Depan Pangkalan SMA Al-Azhaar Tulungagung mengadakan kegiatan Masa Orientasi Gugus Depan (selanjutnya disebut MOGD).  Tepatnya kegiatan MOGD ini dilakukan selama 2 hari, yaitu tanggal 2-3 Agustus 2024.

Memang, bisa dibilang jadwal MOGD kali ini terhitung sedikit lambat jika dibandingkan dengan pangkalan gudep lain.

Tapi hal ini tidak menjadi masalah, yang paling penting nilai-nilai dan tujuan dari kegiatan MOGD ini dapat diambil oleh siswa dan siswi.

MOGD SMA Al-Azhaar dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan jadwal cek in peserta, barulah jam 14.00 WIB dilakukan apel pembukaan.

Peserta MOGD merupakan seluruh peserta kelas X tahun ajaran 2024-2025. Peserta terdiri dari 18 peserta putra dan 9 peserta putri. Dari keseluruhan peserta, dibagi lagi menjadi 4 kelompok.

Setelah kegiatan apel pembukaan, peserta MOGD mendirikan tenda dan membuat pioneering. Pukul 15.00 WIB seluruh peserta istirahat dan melakukan sholat ashar berjamaah.

Barulah dilanjutkan dengan penyampaian materi Kompas oleh Kak Masruki. Materi Kompas selesai pada pukul 17.00 WIB, jadwal selanjutnya adalah Ishoma sampai dengan jam 19.00 WIB.

Tiga puluh menit selanjutnya adalah jadwal untuk persiapan Pentas Seni dan api unggun. Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba, tepatnya pada pukul 19.30 WIB Pentas Seni dimulai dengan dipandu langsung oleh Kak Inama. 

Ada yang menarik dari Pentas Seni kali ini yaitu salah satu kelompok putra kompak melafalkan lalaran. Kelompok putra ini terdiri dari 5 orang anak. Dengan lancar kelima anak ini berhasil menyelesaikan 40 bait nadhomHidayatus Sibyan. 

Kelompok lainnya menampilkan puisi berantai, atraksi pecah genteng dan juga sholawatan. Kegiatan Pentas Seni berakhir pada pukul 22.00 WIB. Dilanjutkan dengan kegiatan berselancar di pulau mimpi. 

Pukul 03.00 WIB, peserta MOGD melaksanakan Kegiatan Qiyamul Lail berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan giat pagi yang terdiri dari bersih diri, bugar pagi, dan sarapan.

Pukul 07.30 WIB peserta MOGD siap berangkat untuk giat penjelajahan. Penjelajahan dilakukan di lingkungan sekitar sekolah dengan jarak tempuh pulang-pergi sejauh +/- 6 km. 

Pada Pos pemberangkatan, peserta MOGD diberikan tugas dengan memecahkan soal sandi kota 1. Di Pos 1 peserta MOGD memecahkan soal dengan sandi Kotak 2, selain itu Kemampuan Indra Manusia (KIM) siswa-siswi juga di uji di Pos 1. Indra yang diuji diantaranya yaitu Indra penciuman, Indra Perasa, Indra Pendengaran, dan Indra Penglihatan.

Tugas lain yang wajib diselesaikan oleh peserta MOGD yaitu membuat Peta Pita dari Pos 2 sampai dengan Pos 3. 

Saat di Pos 3, peserta MOGD wajib memecahkan soal dengan sandi Jam. Selain itu, peserta MOGD juga wajib menyetorkan hafalan doa-doa sehari-hari dan surat pendek.

Ada hal yang tidak pernah terduga sebelumnya, perjalanan dari Pos 2 ke Pos 3, peserta MOGD akan melewati sebuah pemakanan Umum Desa setempat, namun ternyata saat proses penjelajahan berlangsung, ada penduduk setempat yang meninggal dunia.

Alhasil, peserta MOGD harus menghormati proses pemakanan dengan menunggu sampai proses pemakaman selesai, barulah kemudian meneruskan perjalanan.

Di Pos 3, peserta MOGD diwajibkan untuk menyelesaikan soal dengan sandi AN. Kemudian barulah seluruh peserta MOGD menyelesaikan outbond yang telah disiapkan oleh panitia.

Outbond yang disiapkan oleh panitia yaitu berupa bola keseimbangan, estafet karet, estafet sarung dan sambung ayat. Pukul 11.30 WIB seluruh rangkaian outbond selesai dan seluruh peserta MOGD Kembali menuju sekolah.

Kegiatan MOGD berjalan lancar tanpa ada halangan berarti. Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari ustadz/ah, panitia, kakak Pembina, hingga seluruh peserta.

Semoga kegiatan MOGD ini dapat memberikan pengalaman dan menumbuhkan kader Pembangunan bangsa yang cerdas, Tangguh dan berakhlakul karimah. Aaamiiin. 

Komentar

Postingan Populer