Banyak Jalan Untuk Belajar, Bahkan dari Semut

 

Sumber: akun twitter Semesta Sains

Semut- Ketika benar-benar buntu tidak tahu harus menulis apa, tiba-tiba ada segerombolan semut yang ‘menggendong” remahan keripik singkong yang selalu setia menemani lembur. “Wah, rejeki nih!” mungkin begitu seru para semut-semut tersebut apabila saya bisa mendengar dan menafsirkan komunikasi mereka. Otomatis saya fokus pada segerombolan semut yang tengah “memanen” remahan keripik hasil “hibah” dari saya. Hebat ya! tadi saya sempat melirik, dan hanya ada 1 dan 2 semut saja yang mengerubuti remahan keripik. Dan hanya dalam hitungan detik sudah ada puluhan semut yang mengerubuti remahan keripik dan sekarang “digendong” pula.

Berdasarkan hal tersebut, saya mencoba mencari tahu informasi tentang semut di Wikipedia dan menemukan informasi berupa: Semut merupakan sebutan dari semua serangga anggota suku Formicidae bangsa Hymenoptera. Lebih dari 12.000 spesies semut yang hidup di kawasan tropis. Sebagian besar semut hidup secara berkoloni dan memiliki anggota ribuan semut ber koloni. Per koloni semut terdiri dari ratu semut, semut pejantan dan semut pekerja. Semut memiliki kemampuan membangun jembatan untuk menyeberang jalan di depannya tanpa menggunakan media apapun, kecuali tubuh semut itu sendiri.

Cara Semut Berkomunikasi

Bagaimana ya cara semut tadi memanggil teman-temannya? Kemudian saya tertarik untuk mencari informasinya. Dalam laman kompas.com disebutkan bahwa semut melakukan komunikasi melalui senyawa kimia yang berasal dari tubuh semut. Senyawa kimia ini disebut dengan pyrazine, pyrazine akan meninggalkan jejak aroma yang memandu semut lain untuk menuju sumber makanan. Dalam koloni semut ada semut-semut yang bertugas sebagai pencari makanan, sehingga semut-semut ini lah yang akan diikuti jejak aromanya supaya sampai pada sumber makanan. Selain sebagai jalan mencari makan, ternyata pyrazine juga digunakan sebagai jalan untuk pulang ke sarang.

Belajar Berbagi

Belajar dari semut, semut bukan makhluk hidup yang apabila mendapatkan makanan akan dinikmati sendiri. Tetapi dibagi-bagikan kepada teman-temannya satu koloni. Dari sini, selayaknya kita belajar, bagaimana etika berbagi kepada yang lain. Semut tidak akan pernah berusaha untuk mengenyangkan diri sendiri, namun akan berbagai dan merasakan kenyang bersama. Di dalam rejeki yang kita dapatkan ada bagian orang lain yang perlu kita sisihkan. Disini saya juga masih belajar bagaimana berbagai kepada yang lainnya.  

Belajar Kerja sama

Konstruksi jembatan spesial memberikan kemungkinan bagi semut untuk mengambil makanan dari wadah yang sudah ada. Menurut hasil penelitian Dr. Christoph Kleineidam, koloni semut akan kerja sama untuk mengetahui cara mencari jalan tercepat untuk membuat jembatan penyeberangan. Jalan yang ideal yaitu jalan yang memiliki jarak paling pendek untuk membuat sebuah jembatan. Apabila semut tadi tidak berkoloni dan hanya sendirian saja mencari jalan, maka semut tidak akan tahu yang mana jalan yang tepat.

Dalam artikel online yang diterbitkan oleh TribunJogja.com, semut tentara beraktivitas tanpa adanya komando dari pimpinannya. Sehingga bisa disimpulkan bahwa semut-semut ini bergerak tidak ada komando dari semut yang bertugas dari pemimpin. Dalam pembuatan rekonstruksi jembatan, ketika para semut berjalan dan menemukan celah, maka secara otomatis gerakan semut akan menjadi lambat. Kemudian saat barisan semut di belakang menginjak punggung semut semut yang berada di depannya, maka semua semut akan membeku. Hal ini terjadi berulang-ulang kali, alurnya yaitu semut menemukan celah - berjalan melambat – diinjak semut di belakangnya dan yang diinjak akan membeku. Maka terbentuklah rekonstruksi jembata.

Apabila dihubungkan dengan kehidupan manusia sehari-hari, seharusnya manusia juga bias melakukan kerja sama yang solid seperti semut. Manusia merupakan mahkluk hidup ciptaan Tuhan yang sempurna, sebab memiliki kapasitas otak yang sangat memadahi dibandingkan makhluk hidup lainnya. Maka akan sangat merugi apabila tidak belajar dari solidnya hubungan kerja sama antar koloni semut. Segala hal apabila dikerjakan bersama akan terasa ringan dan lebih cepat selesai.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Semut

https://jogja.tribunnews.com/2018/08/08/video-jutaan-ekor-semut-membangun-jembatan-dengan-tubuhnya-untuk-menyerang-sarang-lebah

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer