Penuh Semangat! Anggota Pramuka MAN 1 Tulungagung Belajar Dirikan Tenda Bivak, Mudah dengan Alat Seadanya

Sumber: Dokumentasi Penulis

Terhitung memasuki semester ganjil tahun 2023 ini, Pramuka MAN 1 Tulungagung mendapatkan jadwal latihan rutin setiap hari kamis, jam pulang sekolah. 

Latihan rutin ini diikuti oleh seluruh anggota pramuka dari kelas X, XI dan XII dengan pembagian kelas dan materi yang berbeda-beda. 

Terkhusus latihan rutin pada hari kamis ini, untuk kelas X dan XI fokus untuk belajar mendirikan tenda Bivak.

Materi pendirian tenda Bivak ini selain sudah masuk dalam program kerja, juga sebagai wujud dukungan terhadap Kwartir Ranting Boyolangu yang akan mengadakan Latihan Gabungan (selanjutnya disingkat Latgab) Pramuka Penegak pada tanggal 11-12 November 2023 mendatang.

Rencananya Pramuka MAN 1 Tulungagung akan mengirimkan beberapa anggota pramuka untuk berpartisipasi dalam acara Latgab Kwartir Ranting Boyolangu tersebut.

Tujuannya tentu saja, supaya anggota pramuka MAN 1 Tulungagung khususnya kelas X dan XI memiliki pengalaman kegiatan di luar sekolah, mengenal anggota pramuka dari gugus depan lain, dan menjalin kerjasama dengan anggota pramuka dari Gugus Depan lain.

Sehingga memiliki banyak teman dan relasi dari sekolah lain. 

Sebab, akhir-akhir ini menurut hemat penulis, jarang ada kegiatan antar pramuka penegak yang benar-benar real Latgab tanpa adanya aura kompetitif. 

Maklum, kebanyakan kegiatan pramuka penegak yang ada selama ini hanya seputar perlombaan, sehingga mereka menjadi susah berbaur dengan anggota pramuka dari gugus depan lain.

Meskipun ada kegiatan lain seperti Jambore Daerah (Jamda) atau Raimuna Daerah (Raida) yang memang tanpa ada unsur perlombaan, namun tetap berbeda dengan Latgab.

Karena, peserta dari Jamda dan Raida hanya terbatas pada yang telah lulus seleksi. Sedangkan pada Latgab, peserta bisa siapa saja asal sesuai kuota.

Materi pendirian tenda Bivak sendiri menjadi materi yang akan masuk ke dalam materi Latgab. Sehingga sangat penting memberikan bekal materi kepada mereka. Persiapan alat untuk mendirikan tenda Bivak sudah disiapkan oleh adik-adik dari rumah.

Alat yang dibutuhkan untuk mendirikan tenda Bivak diantaranya yaitu:

  • Ponco atau mantel
  • Tali pramuka
  • Pasak
  • Tongkat ukuran kurang lebih 50 cm

Alat-alat yang dibutuhkan memang sengaja dibuat sesimpel mungkin. Sebab, Jenis Tenda Bivak yang akan didirikan adalah Bivak buatan. Bivak buatan sendiri merupakan jenis bivak yang sengaja dibuat dari bahan-bahan industri (buatan pabrik). 

Sumber: Dokumentasi pribadi penulis


Dalam latihan pendirian tenda Bivak, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari +/- 7 anak.

Tujuh anak ini terdiri dari kelas X dan XI dengan kemampuan tekpram yang berbeda-beda. Ada yang sudah mahir, sebab sudah terampil dari zaman SMP.

Namun ada juga yang belum mahir, karena saat SMP belum pernah ikut pramuka. Meskipun demikian, mereka yang masih awam dengan tekpram pun tidak pantang menyerah.

Kerjasama antar anggota dalam mendirikan tenda Bivak dapat diajungi jempol, mereka saling membantu hingga bivak dapat berdiri.

Ketika pendirian tenda Bivak berlangsung, tidak ada kendala khusus, hanya terdapat beberapa simpul yang kurang tepat. 

Sehingga, menjadikan ikatan pada ponco kurang kuat dan mudah lepas. Selain itu, dari segi kekokohan, masih terdapat beberapa bivak yang kurang kokoh. Jadi, mudah goyang saat tertiup angin.

Setelah selesai mendirikan bivak, adik-adik pramuka MAN 1 mendapatkan beberapa masukan dari Pembina. Supaya kedepannya nanti, mereka dapat mendirikan tenda Bivak dengan tepat dan kokoh.

Keuntungan Mendirikan Tenda Bivak

Mendirikan Tenda Bivak memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  • Perlindungan sementara dari cuaca (panas-hujan)
  • Perlindungan terhadap angin
  • Perlindungan dari binatang buas
  • Tempat perlindungan bahan logistik jika tenda tidak muat

Tips Menentukan Tempat Pendirian Bivak

  • Pilih tempat yang minim terpaan angin
  • Pilih tempat yang kering dan rata, jangan mendirikan bivak di lereng gunung
  • Pilih tempat di bawah pohon yang kerindangannya dapat menembus  sinar matahari, jangan mendirikan bivak di bawah pohon yang lapuk. Namun saat musim hujan, hindari mendirikan bivak di bawah pohon.
  • Pilih tempat yang dekat dengan sumber air, namun jangan terlalu dekat apalagi daerah yang rawan banjir atau yang rawan air tiba-tiba datang
  • Hindari daerah yang sangat dekat dengan aliran sungai maupun jalur lintasan binatang
  • Buat parit disekitar bivak saat  musim hujan

Mendirikan tenda Bivak merupakan keahlian minimal yang harus dimiliki oleh orang yang akan terjun ke alam bebas (survival).

Nantinya saat Latgab berlangsung, seluruh peserta akan tidur dan istirahat di tenda Bivak yang telah dibangun.

Oleh karena itu, seluruh peserta Latgab diwajibkan dalam keadaan sehat dan mendapatkan izin dari orang tua.

Nah, itu tadi sepenggal kisah tentang latihan rutin pendirian tenda Bivak. Terima kasih mampir dan membaca tulisan sederhana ini.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer