Pelatihan Petugas Susenas Kabupaten Tulungagung: Mother Of Data Maret 2021
Susenas memiliki
kepanjangan Survei Sosial Ekonomi Nasional, dimana survei ini adalah salah satu
sumber data sosial ekonomi rumah tangga yang penting di Indonesia. Hasil data
dari Susenas banyak dipakai oleh berbagai golongan, baik dari dalam maupun luar
negeri. Tidak heran jika hasil dari survei ini disebut dengan mother of data.
Oleh sebab itu, kualitas, ketersediaan dan kesinambungan dari data wajib
dijaga dan selalu ditingkatkan. Susenas dalam setahun dilakukan dalam dua kali,
yaitu pada bulan Maret dan September. Susenas pada bulan Maret memiliki
jangkauan lebih luas jika dibandingkan dengan bulan September.
Pada Maret 2021 kali ini,
pengumpulan data Susenas dilakukan dengan kuesioner Konsumsi/Pengeluaran dan
kuesioner Kor. Untuk membekali para pencacah lapangan terjun langsung ke
lapangan, BPS Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan petugas Susenas melalui
online, yaitu via aplikasi Zoom Meeting. Pelatihan ini dilakukan dua gelombang,
dimana gelombang pertama dijadwalkan pada tanggal 16-18 Februari 2021 pukul
08:00 WIB sampai dengan selesai. Pada gelombang pertama dijadwalkan ada 33
peserta yang terdiri dari calon PCL dan PML. Sedangkan gelombang kedua
dilaksanakan pada tanggal 22-24 Februari 2021 pukul 08:00 WIB sampai dengan
selesai. Pada gelombang kedua ini dijadwalkan ada 31 peserta yang terdiri dari
calon PCL dan PML.
Selain diberikan pelatihan, sebelum
terjun di lapangan pada tanggal 1 Maret 2021 mendatang para calon petugas
Susenas akan dicek kesehatannya dengan rapid tes Antigen yang akan dilaksanakan
pada hari Jumat, 19 Februari 2021. Sebenarnya secara pribadi penulis merasa dredeg,
gugup dan sebagainya. Meskipun tidak se-dredeg tahun lalu ketika
rapid tes Antibodi untuk kepentingan Sensus Penduduk. Oh iya, penulis
mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi kembali sebagai mitra BPS di awal tahun
2021 ini.
Baiklah lanjut ke pelatihan calon
petugas Susenas Maret 2021. Instruktur kali pada pelatihan kali ini yaitu Mbak
Kafila (Kami menyebutnya begitu), dan juga coordinator Susenas Maret 2021 yaitu
Ibu Suci Handajanti dari BPS Kabupaten Tulungagung. Setelah serangkaian
pembukaan selesai, kami diberikan istirahat 30 menit. Kalau pelatihan secara offline
moment ini biasa disebut coffee break. Hmmm jadi kangen pelatihan
secara offline kan jadinya, bisa ngerasain nginep hotel. Hehehe Setelah
selesai istirahat, kami langsung melanjutkan dengan materi pertama, yaitu
tentang gambaran umum Susenas.
Susenas ternyata mendukung 5 dari 7
agenda pembangunan Nasional, dimana 7 agenda pembangunan Nasional sendiri
terdiri dari:
- Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas
- Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan
- Meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing
- Revolusi mental dan pengembangan budaya
- Memperkuat insfrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar
- Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim, dan
- Memperkuat stabilitas polhumkam dan transformasi pelayanan publik.
Dalam potret sosial ekonomi Indonesia, 3 dari 4 target pembangunan nasional bersumber dari data Susenas. Empat targer pembangunan nasional tersebut yaitu kemiskinan, IPM, Ratio Gini dan Pegangguran. Cakupan Susenas Maret 2021 dalam sekala nasional mencakup sampel sebesar 345.000 rumah tangga. Data yang dihasilkan ini nantinya akan dipakai untuk estimasi tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Hmmm, setelah dua hari menjalani pelatihan, saya jadi berpikir survei kali ini sepuluh kali lebih ribet dibandingkan sensus penduduk maupun sensus Ekonomi.
Masing-masing PCL mendapatkan bagian 2 blok sensus, dimana
masing-masing blok terdiri dari 10 rumah tangga sebagai sampel. Menurut
penuturan calon PCL yang sudah pernah mengikuti Susenas, estimasi wawancara
dengan setiap responden/rumah tangga adalah minimal 2 jam. Memang wawancara
yang lama, apalagi setelah melihat ada dua bendel buku kuesioner yang harus di
tanyakan kepada setiap responden. Susenas dijadwalkan 1 bulan selesai, menjadi
pekerja kontrak dengan di target waktu dan “jalan-jalan” di luar sana memang
mengasyikan. Apalagi pada pembagian wilayah kerja aku dibuang jauh dari desaku,
2 blok sensus masing-masing di desa berbeda. Waah, tantangan tersendiri nih,
enggak apa-apa, yang penting dapat pengalaman baru.
Seperti nostalgia, tahun 2016 yang lalu, saat itu penulis bertugas sebagai PCL dalam sensus Ekonomi. Kebetulan saat itu mendapatkan
wilayah tugas di luar desa, tepatnya di sekitaran lereng gunung Budeg. Saat itu
penulis berdua dengan teman penulis, pertama kali masuk ke daerah itu, dan
penulis di kejar anjing-anjing gunung. Kalau diingat kembali ternyata moment-moment
saat itu lucu sekali. Jurus andalan kami saat itu hanyalah senyuman dan sapaan “monggo”
kepada masyarakat setempat. Alhamdulillah, masyarakat setempat dan juga pak RT
sangatlah ramah.
Jika nanti pada bulan Maret 2021 teman-teman menjadi salah
satu sampel yang didatangi oleh petugas PCL, sambutlah mereka dengan ramah.
Meskipun nantinya kami menyita waktu Anda selama kurang lebih 2 jam. Jawablah dengan
jujur dan apa adanya pertanyaan-pertanyaan dari petugas PCL. Data yang Anda
berikan dijamin kerahasiaannya, dan tidak akan disalahgunakan. Terimakasih....
Tulungagung, 17 Februari 2021


Selamat ya mbk inama untuk bereksplorasi nantinya😊
BalasHapusTerimakasih Bu... Sukses selalu untuk njenengan, Aammiiin
Hapus